Invasive Alien Species

Species Name: Commelina benghalensis

Family Name:
Commelinaceae
Synonym:
Origin:
Tropical Asia
Description:
Annual or perennial herb, creeping and ascending, dichotomously branched, fleshy,  3-100 cm tall. Stem cylindrical, hairy. Leaves ovate or elliptic, 3-7 cm long, 1-2.5 cm wide, parallel-veined, wavy at the margin. Sheath cylindrical, hairy with long ciliate mouth. Inflorescences terminal and axillary, zygomorphic, solitary or 2-4 together, in stalk, petal 3, blue, the short flower stalk which do not extend above spathe. Capsule decumbent, seeds oblong, grey –black, strongly ribbed-wingkled.
Invaded Habitat:
Young oil palm, tea  and onion  plantations, rainfed upland and lebâk rice fields. Waste places, roadsides, and along ditches.  In pastures, it can become dominant.
Distribution:
Throughout Indonesia
Ecology:
In sunny or lightly shaded places, always in fertile soil rich in humus. It can persist also in sandy or rocky soils and will grow rapidly when rain start. Along ditches, it can grow in water and form enormous root-bundles. From 0-1 000 m alt. It flowers and fruit all the year around, the flowers opening only once forenoon. One plant may produce 1600 seeds.
References:
  1. Backer , C. A. & R. C. Bakhuizen Van Den Brink.  1965.  Flora of Java  Vol. III.  N.V. P. Noordhoff. Groningen, Netherlands
  2. Budiman, A., M. Thamrin and S. Asikin.  1988.   Beberapa Jenis Gulma di Lahan Pasang Surut Kalimantan Selatan dan Tengah dengan Tingkat Kemasaman Tanah Yang Berbeda.  Dalam Prosiding Konferensi HIGI IX.
  3. Dad R.J.S.  1992.  Pengendalian Gulma dengan Pengaturan Jarak Tanam dan Cara Penyiangan pada Pertanaman Kedelai.  Dalam Prosiding Konferensi HIGI XI.  Ujung Pandang.
  4. Muditha, I.G., H. Simbolon and Roemantyo.  1988.  Komunitas Gulma Pada Berbagai Keadaan Lingkungan III. Komposisi Jenis Gulma Pada Berbagai Tipe Lapangan Rumput dan Jalan Gicok.  Dalam Prosiding Konferensi HIGI IX.
  5. Nasution, U. 1984. Gulma dan Pengendaliannya di Perkebunan Karet Sumatera dan Aceh. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, Tanjung Morawa, Sumatera Utara.
  6. Sastroutomo, S.S. and E.T. Pandegirot.  1988.  Survai Ekologis Gulma di Perkebunan Teh Ciliwung, Jawa Barat.  Dalam Prosiding Konferensi HIGI IX.
  7. Soerjani, M.,  A. J. G. H. Kostermans & Gembong Tjitrosoepomo (Eds.).  1987.  Weeds of Rice in Indonesia. Balai Pustaka. Jakarta
  8. Syawal, Y. et al.  1992.  Gulma yang Dominan Pada Agroekosistem di Sumatera Selatan.  Dalam Prosiding Konferensi HIGI XI.  Ujung Pandang.