Invasive Alien Species

Species Name: Digitaria ciliaris

Family Name:
Poaceae/Graminae
Synonym:
D. adscendens Hent
D. henryi Rendle
D. sanguinalis Scop.var. ciliaris Parl.
D. sanguinalis (non Scop.)
Panicum adscendens H.B.K.
Panicum ciliare Retz
 Paspalum ciliare DC
Origin:
Taiwan
Description:
A creeping or straggling annual grass, up to 0.6 m tall.  Stem smooth, rooting at the nodes. Leaf-sheaths loose and thin ; blades alternates, lanceolate to linear with a whitish wrinkled margin glabrous or thinly hairy at mouth, with narrow cartilaginous, often wavy margins,  5-10 cm x 3-8 mm; ligule prominent, membranous, 1-2.5 mm high; colar with long hairs. Inflorescence an ascending or spreading panicle, composed of 3-8 pseudo-spikes digitally arranged at the upper part of the stem as pseudo-whorls., spikes 5-10 cm long; spikelet 3 mm long, occurring in pairs, one sessile, the other pedicelled; empty glumes of pedicelled spikelets fringed with brownish reddish hairs. Caryopsis narrowly elliptical with regularly rounded ends, yellowish to light brown, 2-2.5 mm
Invaded Habitat:
Weed of cotton, cashew nut, oil palm, pepper, rubber, sugar cane and tea plantations, chili crops, upland rice fields, road sides, waste places, lawn, pasture and tidal areas. 
Distribution:
Throughout Indonesia
Ecology:
Grow well at 0-2 000 m alt. It grow best in moist sandy or loamy soils and very responsive to high soil fertility. It produce about 1700 seeds per plant.
References:
  1. Backer , C. A. & R. C. Bakhuizen Van Den Brink.  1965.  Flora of Java Vol. III. N.V. P. Noordhoff. Groningen, Netherlands
  2. Budiman, A., M. Thamrin and S. Asikin.  1988.   Beberapa Jenis Gulma di Lahan Pasang Surut Kalimantan Selatan dan Tengah dengan Tingkat Kemasaman Tanah Yang Berbeda.  Dalam Prosiding Konferensi HIGI IX. 
  3. Dad R.J.S.  1992.  Pengendalian Gulma dengan Pengaturan Jarak Tanam dan Cara Penyiangan pada Pertanaman Kedelai.  Dalam Prosiding Konferensi HIGI XI.  Ujung Pandang.  Hal 247-251. 
  4. Imamuddin, H.  1992.  Pengaruh Atrazin Terhadap Pertumbuhan Gulma di Lahan Tumpangsari Jagung dan Kacang Tanah.  Dalam Prosiding Konferensi HIGI XI.  Ujung Pandang.  Hal 265-276.
  5. Galinato, M.I., K. Moody and C.M. Piggin. 1999. Upland rice weeds of South and Southeast Asia. IRRI
  6. Kusnanto.  1992. Efisiensi Pengendalian Gulma di Perkebunan Kelapa Sawit.  Dalam Prosiding Konferensi HIGI XI.  Ujung Pandang. 
  7. Muditha, I.G., H. Simbolon and Roemantyo.  1988.  Komunitas Gulma Pada Berbagai Keadaan Lingkungan III. Komposisi Jenis Gulma Pada Berbagai Tipe Lapangan Rumput dan Jalan Gicok.  Dalam Prosiding Konferensi HIGI IX.  
  8. Murwandono and I. Subagio.  1992.  Borreria alata (Aubl.) DC. Di Kebun Tebu Pabrik Gula Camming Sulawesi Selatan.  Dalam Prosiding Konferensi HIGI XI.  Ujung Pandang.  
  9. Pane, H., A. Sudiman and E.S. Noor.  1988.  Pengaruh Herbisida Atrazin dan Pupuk Nitrogen Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kacang Tanah.  Dalam Prosiding Konferensi HIGI IX.  
  10. Rasjid, A., D. Sasongko and W. Sasongko.  1992.  Efektifitas Pengendalian Gulma Secara Mekanis dan Terpadu pada Tebu Lahan Kering Pelaihari, Kalimantan Selatan.  Dalam Prosiding Konferensi HIGI XI.  Ujung Pandang.  
  11. Ronoprawiro, S. and R. Rogomulyo.  1988.  Pengendalian Kimiawi Gulma Pada Pertanaman Kapas.  Dalam Prosiding Konferensi HIGI IX.  
  12. Sastroutomo, S.S. and E.T. Pandegirot.  1988.  Survai Ekologis Gulma di Perkebunan Teh Ciliwung, Jawa Barat.  Dalam Prosiding Konferensi HIGI IX.  Hal 233-253.
  13. Soejono, T. and S. Ronoprawiro.  1988.  Aplikasi Herbisida Fomesafen dan Fluazifop-Butyl Secara Pasca Tumbuh Pada Pertanaman Kedelai (Glycine max).  Dalam Prosiding Konferensi HIGI IX.  Hal 214-222. 
  14. Soekarmi, H., I.H. Utomo, J.H. Sardjono.  1992.  Inventarisasi dan Identifikasi Berbagai Jenis Gulma Dominan pada Berbagai Komoditas Andalan Perkebunan di Sulawesi Selatan.  Dalam Prosiding Konferensi HIGI XI.  Ujung Pandang.  
  15. Soerjani, M.,  A. J. G. H. Kostermans & Gembong Tjitrosoepomo (Eds.).  1987.  Weeds of Rice in Indonesia. Balai Pustaka. Jakarta. 
  16. Subagio, I. And Murwandono.  1992.  Permasalahan dan Program Penanggulangan Gulma di PG Takalar.  Dalam Prosiding Konferensi HIGI XI.  Ujung Pandang.  
  17. Supriyo, A., B. Prayudi, S. Zulaikha.  Pengaruh Cara pengendalian Gulma terhadap Pertumbuhan Gulma dan Hasil Kedelai pada Tanah Sulfat Masam.  Dalam Prosiding Konferensi HIGI XI.  Ujung Pandang.  Hal  163-169. 
  18. Sutarto, I.G., P. Bangun, and D. Pasaribu.  1988.  Pengaruh Pengelolaan Lahan Jenuh Air Tanah, Pembumbunan dan Varitas Kedelai Terhadap Penampilan Gulma.  Dalam Prosiding Konferensi HIGI IX.  Hal 196-203. 
  19. Sutater, T. and P. Bangun.  1988.  Pengaruh Cara Penyiangan Terhadap Infestasi Gulma dan Produksi Cabe Kriting.  Dalam Prosiding Konferensi HIGI IX.  Hal 315-322.
  20. Syawal, Y. et al.  1992.  Gulma yang Dominan Pada Agroekosistem di Sumatera Selatan.  Dalam Prosiding Konferensi HIGI XI.  Ujung Pandang.  Hal 43-48.