Past Events

Jun 09 2014
Pelatihan Pencegahan dan Pengendalian Mikotoksin Pada Bahan Pangan dan Pakan SEAMEO BIOTROP
Latar Belakang

Kebutuhan bahan pangan dan pakan yang bermutu baik sangat penting untuk menjamin keamanan pangan. Produk pangan dan pakan harus bebas dari kontaminasi mikotoksin seperti aflatoksin dan toksin Fusarium,  karena mikotoksin tersebut berpengaruh terhadap kesehatan manusia dan hewan piaraan. Metode penanganan pascapanen yang layak pada bahan pangan dan pakan mempunyai peran penting dalam menentukan kualitas dan kuantitas bahan pangan dan pakan, antara lain berperan dalam mencegah dan mengendalikan serangan cendawan (kapang,jamur) dan kontaminasi mikotoksin.     Indonesia merupakan negara tropis  dengan kelembaban relatif tinggi, oleh karena itu bahan pangan dan pakan dapat dengan mudah terserang oleh cendawan penghasil mikotoksin.
SEAMEO Regional Centre for Tropical Biology (BIOTROP) melakukan penelitian yang berkaitan dengan manajemen cendawan dan mikotoksin pada bahan pangan dan pakan sejak tahun 1984, dan telah melakukan serangkaian kegiatan pelatihan pengendalian mikotoksin pada bahan pangan dan pakan sejak tahun 1990.

Tujuan

Tujuan umum dari pelatihan yaitu agar peserta pelatihan memperoleh pengetahuan dan ketrampilan dalam  mencegah dan mengendalikan mikotoksin pada bahan pangan dan pakan, meliputi  jagung, kacang tanah, pala, tepung terigu dan pakan.  Selain itu, peserta akan memperoleh informasi mengenai metode  identifikasi cendawan dan pengujian mikotoksin.
Diharapkan, diantara mereka  dapat membuat suatu jejaring untuk saling bertukar informasi yang berkaitan dengan mikotoksin.
   
Tujuan khusus dari pelatihan yaitu  pada akhir  pelatihan  para peserta pelatihan harus dapat:
1.    Mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pertumbuhan cendawan dan kontaminasi mikotoksin pada bahan pangan dan pakan.
2.    Mengisolasi, menghitung dan mengidentifikasi cendawan yang menyerang bahan pangan dan pakan.
3.    Menganalisa mikotoksin pada bahan pangan dan pakan.
4.    Mempraktikkan metode yang layak untuk mencegah dan mengendalikan
kontaminasi mikotoksin pada bahan pangan dan pakan.

Luaran yang diharapkan
Setelah peserta mengikuti pelatihan ini, diharapkan mereka dapat:
1.    Menggunakan pengetahuan dan keterampilan yang mereka peroleh dari pelatihan.
2.    Memelihara pertukaran pengetahuan dan informasi diantara peserta  mengenai analisis, pencegahan dan pengendalian mikotoksin pada bahan pangan dan pakan.

Peserta Pelatihan

Pelatihan ini ditujukan bagi  staf lembaga penelitian  dan pengembangan  instansi pemerintah,  regulator dan pengawas keamanan pangan,  pengajar di Fakultas MIPA atau Fakultas Teknologi Pertanian  yang terkait dengan keamanan pangan, divisi penelitian dan pengembangan (RnD) maupun  pengendalian mutu (QC) perusahaan swasta, dan berbagai asosiasi yang tertarik pada pencegahan dan pengendalian mikotoksin pada bahan pangan dan pakan.  Agar tujuan pelatihan dapat tercapai, peserta pelatihan sebaiknya berpendidikan minimal S1 Fakultas MIPA atau Fakultas Teknologi Pertanian. 

Pengajar dan Instruktur
Pengajar dan instruktur akan berasal dari SEAMEO BIOTROP, Institut Pertanian Bogor, pakar pengendalian hama gudang terpadu, serta distributor instrumen laboratorium  untuk menganalisa mikotoksin (PT Radin Nugrah Daksatama dan PT Berca Niaga Medika).

Topik-topik yang akan dibahas
Selama pelatihan, peserta akan mendapatkan kuliah (termasuk diskusi) dan praktikum yang terdiri dari topik-topik berikut ini:

1.    Mikotoksin pada pangan : 
Sifat fisika dan kimia, bahaya mikotoksin, komoditas yang sering terkontaminasi dan batas maksimum yang diizinkan.    

2.    Cendawan perusak bahan pangan  dan pakan serta cara pengendaliannya :
Spesies  cendawan penghasil mikotoksin yang sering  dijumpai  pada beberapa komoditas  penting di Indonesia, antara lain  jagung, kacang tanah, sorgum, pala dan pakan.   
  
3.    Metode isolasi, penghitungan dan identifikasi cendawan.
Mempelajari prosedur identifikasi dan penghitungan cendawan berdasarkan metode isolasi.

4.    Identifikasi cendawan dengan menggunakan teknik biologi molekular
Mempelajari prosedur identifikasi cendawan berdasarkan metode molekular.

5.    HACCP dan penerapannya dalam industri pangan dan pakan
Mempelajari prinsip manajemen kemanan pangan yang dapat diterapkan pada industri pangan dan pakan. 


6.    Metode dan jaminan mutu  pengujian mikotoksin  pada bahan pangan dan pakan 
Mempelajari prinsip pengujian mikotoksin menggunakan metode yang dapat digunakan di laboratorium serta  implementasi jaminan mutu internal.

7.    Pengujian mikotoksin menggunakan metode fluorometer dan liquid chromatography mass spectrophotometry.
Mempelajari  metode pengujian mikotoksin sesuai tujuan pengujian.

8.    Pengendalian hama gudang terpadu dan cara fumigasi fosfin yang benar 
Mempelajari prinsip pengendalian hama gudang terpadu, antara lain dengan perlakuan fumigasi.   


Lokasi dan Waktu Pelaksanaan
Pelatihan akan diselenggarakan pada tanggal  9-12 Juni  2014 di SEAMEO BIOTROP, Bogor.

Jadwal Kegiatan
Jadwal kegiatan pelatihan disajikan pada Lampiran 1.

Pendaftaran Peserta
Calon peserta yang berminat untuk mengikuti pelatihan ini dapat mengirim formulir pendaftaran (Lampiran 2) kepada SEAMEO BIOTROP sebelum tanggal 24 Mei 2014. Peserta yang diterima untuk mengikuti pelatihan akan ditentukan berdasarkan hasil seleksi, dan diumumkan tanggal  30 Mei.  Peserta yang mengikuti seluruh kegiatan pelatihan akan memperoleh sertifikat.

Biaya Pelatihan
SEAMEO BIOTROP akan memberikan subsidi biaya pelatihan kepada sejumlah peserta yang terseleksi.

Untuk keterangan lebih lanjut, silahkan menghubungi:

Koordinator Pelatihan :
Santi Ambarwati, M.Si
SEAMEO BIOTROP
Jl. Raya Tajur Km. 6
Bogor 16134.
Tel.  0251-8323848, 0251-8357175
Fax. 0251-8326851
HP : 0812 950 5270
Email: ambarwati@biotrop.org, atau  santi_ambarwati @yahoo.com

Download Jadwal Pelatihan