Books

Pengolahan dan Pemanfaatan Limbah Pertanian

By Arief Sabdo Yuwono, Yoga Armando
Sebagian besar isi buku ini pada dasarnya merupakan kompilasi atau kumpulan hasil penelitian tentang pengolahan limbah pertainan yang telah dilakukan oleh banyak peneliti, dosen, dan mahasiswa di Indonesia. Pertanian yang dimaksud dalam buku ini tidak hanya bermakna pertainan tanaman, melainkan juga bidang cakupan “pertanian” dalam arti luas yang meliputi perikanan, peternakan, kehutanan, beserta pengolahan hasilnya. Kompilasi tulisan dilakukan dengan pengelompokkan berdasar komoditi di mana pada setiap komoditi ini diuraikan aspek-aspek karakteristik limbahnya, proses pengolahan yang dilakukan serta pemanfaatan limbah tersebut.

Proceedings of SEAMEO BIOTROP 2nd International Conference on Tropical Biology

By Jesus C. Fernandez, Dewi Wulandari, Ellyn K. Damayanti
We are pleased to publish the proceedings of our Second International Conference on Tropical Biology held on   12 - 13 October, 2015 in Bogor, West Java Province, Indonesia.  The conference theme, “Ecological Restoration in Southeast Asia: Challenges, Gains, and Future Directions”, was in response to the severe environmental degradation that the region is recently experiencing as well as in recognition of the increasing importance of the science and practice of ecological  restoration as a way to regain the integrity of ecosystems while simultaneously enhancing human welfare. We believe that there are several past ecological restoration schemes by governments and non-governmental organizations that have been successful.

Prosiding Focus Group Discussion Potensi Pengembangan Rusa Sebagai Komoditas Ekspor dan Penangkaran Sebagai Sarana Rehabilitasi Kawasan Konservasi

By Ellyn K. Damayanti, Dedi Soedharma, Koes Sparjadi, Sri Murni Soenarno, Ira Febriany, Ikhlas Rahmatullah, Irdika Mansur
Prosiding ini merupakan rangkuman dari hasil kegiatan Focus Group Discussion (FGD) mengenai “Potensi Pengembangan Rusa sebagai Komoditas Ekspor dan Penangkaran sebagai Sarana Rehabilitasi Kawasan Konservasi” yang dilaksanakan pada anggal 19 November 2015 di SEAMEO BIOTROP Bogor. FGD ini memfokuskan tentang pengembangan rusa sebagai komoditas ekspor dan penangkaran sebagai sarana rehabilitasi kawasan konservasi. Diskusi terbatas ini diselenggarakan oleh SEAMEO BIOTROP bekerja sama dengan The Indonesian Wildlife Conservation Foundation (IWF).

Prosiding Seminar Nasional Benih Unggul untuk Hutan Tanaman, Restoreasi Ekosistem, dan Antisipasi Perubahan Iklim

By Editor: Dr. AYPBC Widyatmoko, Dr. Arif Nirsatmanto, Dr. Liliana Baskorowati, Dr. Budi Leksono, Dr. Mahfudz, Ir. Sigit B. Prabawa, M.Sc.
Dalam upaya meningkatkan produktivitas hutan tanaman, hutan tanaman rakyat, hutan rakyat maupun kegiatan rehabilitasi hutan dan restorasi ekosistem, kebutuhan benih unggul adalah suatu keniscayaan. Dalam Rencana Kehutanan Tingkat Nasional 2011 - 20130 pemerintah telah menargetkan Hutan Tanaman seluas 14,5 juta ha dengan produksi 362,5 juta m3/tahun dan MAI 25m3/ha/tahun dan rehabilitasi seluas 11,55 juta ha atau 580.000 ha/tahun.

Kamus Penyakit dan Tumbuhan Obat Indonesia [Etnofitomedika]

By Ellyn K. Damayanti, Ervizal A. M. Zuhud, Tyasning Permanasari, Harini M. Sangat
Buku Kamus Penyakit dan Tumbuhan Obat Indonesia (Etnofitomedika 2) ini adalah kumpulan informasi awal pengetahuan lokal tumbuhan obat yang telah tersimpan sebagai harta karun selama lebih dari 13 tahun. Buku ini telah dinantikan oleh berbagai kalangan yang telah menikmati manfaat dari buku Etnofitomedika 1. Dokumentasi pengetahuan lokal/tradisional seperti buku ini dirasakan masih sangat kurang mengingat sangat banyaknya jumlah etnis di Indonesia.

Proceedings of the National Seminar on Promoting Research on Forest and Land Fire Mitigation, Adaptation, and Impact to Human and Biodiversity

By Editor: Ellyn K. Damayanti & Jesus C. Fernandez
Since time in Immemorial, humans have been using fire for their daily chores e.g. for cooking, hunting, land preparation, etc.

Proceedings of the Regional Seminar-Workshop on Harmonizing Methods in Risk Assesment and Management of Forest Invasive Alien Plant Species in Southeast Asia

By Editors: Jesus C. Fernandez, Kenichi Shono, Ken Barett
Invasion of alien species is not new in Southeast Asia and elsewehere in the world considering that it occurs across national borders and regions brought about by trade and travel activities. The concern for invasive alien species (IAS) in the recent years, however, has become more imminent due to the greater volume and the faster rate at which they are spreading, and the alarming impacts they have created to naturan ecosystems, economy, and human health. In fact in 2011, the Convention on Biological Diversity (CBD) included reduction of threats from IAS as among the Aichi Biodiversity Targets.

Fungi, Mycotoxins and Their Control In Indonesian Food and Feedstuff

By Okky Setyawati Dharmaputra
Food safety is a global concern. Thus, any research to control food contaminations especially from fungi and mycotoxins is important.  Although there have been several researches done on fungi and mycotoxin contaminations and their control in food and feedstuff in Indonesia, the results generated are far from complete but enough to consider the subject matter as a serious problem.

Decision Support System on Spatial Planning for Food Security

By Hartrisari. H, Harry Imantho, Desi Suyamto
At the moment, Indonesian agriculture condition on fulfilling the food needs has been decreased and relies on importing from other countries. We could say that Indonesia is currently in a state of “Prone to food” not because only the unavailability of food, but because of the dependency on foreign countries . BPS (2010) mentioned that in 2010, Indonesia has imported 2 million tons of rice, 1.

Rayap Hama Baru di Kebun Kelapa Sawit

By Dodi Nandika
Serangan rayap pada bangunan gedung dan tanaman kehutanan di berbagai negara tropika telah dilaporkan sejak lebih dari dua abad yang lalu. Demikian juga serangan serangga tersebut terhadap tanaman karet, kopi, tebu, kapuk dan kelapa telah sejak lama menjadi perhatian para ahli hama di berbagai negara. Tetapi serangan rayap terhadap tanaman kelapa sawit dapat dikatakan belum pernah diungkapkan secara luas kepada masyarakat, termasuk para pengelola perkebunan kelapa sawit.